Ada satu kebiasaan yang sudah saya lakukan selama kurang lebih 2 tahun ke belakang ini.
Kebiasaan itu adalah: memulai hari dengan membaca firman Tuhan dan renungannya.
Biasanya, saya membacanya setelah bangun tidur.
Atau jika waktunya cukup sempit, saya biasanya menyempatkan beberapa menit saja sebelum mulai bekerja.
Dan menurut saya, kebiasaan ini bisa membantu mengarahkan kita pada kehendak Tuhan apa yang harus kita pegang untuk hari ini.
Kebiasaan itu membuat kita bisa tahu, apa sebenarnya yang hendak Tuhan katakan mengenai hidup kita hari ini.
“Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.” (Mazmur 119:105 TB)
Fokus Sebelum Lupa
Ada begitu banyak distraksi dalam keseharian yang membuat kita bisa melupakan Tuhan.
Distraksi itu bisa datang dari pekerjaan kita misalnya.
Ada hari di mana pekerjaan terasa begitu lancar, tapi ada juga hari di mana pekerjaan terasa begitu berat.
Hal tersebut akan membuat kita benar-benar kehilangan fokus pada Tuhan.
Selain distraksi pekerjaan, ada juga distraksi yang bisa datang di luar diri kita lainnya, seperti contohnya informasi dan berita di media sosial.
Masyarakat Indonesia termasuk yang paling sering mengonsumsi konten media sosial setiap harinya.
Dan mungkin, kita juga termasuk pada orang-orang yang sering membuka medsos.
Jika kita mengikuti akun-akun edukasi yang bermanfaat, mungkin konten-kontennya akan menjadi pembelajaran berharga buat kita.
Tapi jika kita terlalu sering melihat konten pamer pencapaian orang lain di medsos secara berlebihan, kita malah akan menjadi orang yang fokus mengejar pencapaian tersebut.
Mungkin, jika konten tersebut menjadi pemicu semangat dan motivasi, akan beda ceritanya.
Tapi, apabila kontennya malah membentuk kita menjadi pribadi yang terlalu fokus mengejar pencapaian duniawi, itu bisa menjadi masalah.
Jadi, distraksi-distraksi di luar itu pada akhirnya bisa memicu emosi negatif muncul dalam diri kita.
Menurut saya, membaca firman Tuhan dan renungan sebelum memulai hari bisa menjaga fokus kita pada Tuhan sebelum distraksi-distraksi itu berdatangan.
Cara Simpel Membaca Firman Tuhan dan Renungan
Bagi yang baru akan memulai kebiasaan ini, menurut saya akan lebih baik jika tidak langsung membaca sendirian Alkitab dari awal sampai akhir.
Akan lebih baik jika membaca berdasarkan panduan pembacaan Alkitab dari gereja masing-masing.
Biasanya, gereja akan mengirimkan renungan harian ditambah ayat yang bisa direnungkan setiap harinya, baik melalui pesan WhatsApp atau aplikasi.
Dengan membaca renungan harian tersebut, kita tidak akan merasa terbebani untuk mulai membiasakan diri membaca firman Tuhan.
Saya pribadi, lebih suka membaca firman Tuhan dan renungan dari aplikasi Bible YouVersion.
Firman dan renungan yang ditulis benar-benar fokus pada relasi Tuhan dengan kita, relasi kita dengan sesama, dan bagaimana harusnya kita berpikir dan bertindak dengan berpusat pada Kristus.
Isi renungannya bukan membahas aspek-aspek teologis yang bisa menimbulkan perdebatan.
Selain itu, struktur dari kontennya juga rapi, dimulai dari ayat, renungan, doa, dan beberapa pertanyaan.
Konten renungan dari Bible YouVersion ini sudah saya baca sejak 2 tahun ke belakang ini.
Mari Mulai Kebiasaan Baru!
Jadi, setelah membaca tulisan ini, saya harap kamu bisa memulai kebiasaan baru tersebut.
Cukup luangkan waktu 5 menit setelah bangun pagi.
Baca firman Tuhan, renungan, dan berdoa.
Maka, kamu akan fokus kepada Tuhan, mendengar isi hati-Nya, dan mengetahui apa yang harus dilakukan hari ini sesuai dengan apa kehendak-Nya.
Baca artikel lainnya: Butuh Kerendahan Hati agar Kita Bisa Dibentuk Tuhan

Leave a Reply